Agen Judi Online – Skuat Gemilang Barcelona Ternyata Hasil Berutang Sana-sini

Agen Judi Online – Skuat Gemilang Barcelona Ternyata Hasil Berutang Sana-sini – Tak bisa dimungkiri, Barcelona adalah salah satu klub besar Eropa yang memiliki skuat penuh pemain bertalenta. Mereka tergolong royal saat hendak memboyong seorang pemain yang memang dibutuhkan oleh sang pelatih.

 

Skuat Gemilang Barcelona Ternyata Hasil Berutang Sana-sini

 

Bandar Judi Terbaik – Pada jendela transfer musim panas kemarin, mereka menghabiskan dana sebesar 255 juta euro untuk menghadirkan enam sosok baru di Camp Nou. Alokasi pendaan terbesar jatuh pada transfer Frenkie De Jong dan Antoine Griezmann.

Barcelona harus menggelontorkan dana sebesar 75 juta euro untuk membajak De Jong dari Ajax Amsterdam. Sementara untuk Griezmann, mereka harus menyerahkan mahar 120 juta euro kepada sang rival, Atletico Madrid.

Musim 2017/18 adalah momen di mana Barcelona sangat boros dalam pembelian pemain. Mereka mengeluarkan uang senilai 374 juta euro untuk membeli tujuh pemain saja. Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele adalah sosok termahal yang mereka boyong saat itu.

Tingginya daya beli Barcelona tentu akan menjadi kabar baik bagi tim manapun yang salah satu pemainnya sedang diincar oleh mereka. Tapi pada kenyataannya tidak seperti demikian.

Menurut laporan dari salah satu media asal Spanyol, AS, Los Cules diketahui memiliki utang pembelian pemain yang masih tertumpuk sampai saat ini. Barcelona disebut masih berutang kepada Liverpool, Bayern Munchen, Gremio, Bordeaux, hingga Ajax.

Bahkan, diketahui dari laporan yang sama, klub asuhan Ernesto Valvderde tersebut belum menyelesaikan pembayaran Coutinho dari Liverpool sebesar 50 persen. Padahal kepindahan sang pemain sudah terjadi sejak awal tahun 2018 lalu.

Lebih rincinya lagi, Barcelona disebut masih berutang 93,3 juta euro sampai saat ini. Sementara pemain asal Brasil tersebut sekarang sedang memperkuat Bayern Munchen dengan status pinjaman.

 

Posted By : Agensbobetindonesia

Bookmark the permalink.